Ungkap Rekayasa Kesuksesan Gojek

Gojek

Gojek.

Ah. Buat kamu yang tinggal di kota Jakarta, terlebih di kawasan Jakarta Selatan, tentu tidak asing dengan kata yang satu itu. Gojek. Bahkan, ketika menyebutnya, bisa jadi kamu langsung membayangkan pengendara-pengendara motor berseliweran mengenakan jaket dan helm hijau bertuliskan “Gojek”.
Tidak usah malu, saya pun langsung membayangkan nya setiap kata Gojek saya dengar atau sebut.
Memang, brand awareness yang luar biasa sudah berhasil dilakukan oleh Gojek. Kita harus akui itu. Namun, sudah kah kamu tahu bahwa ada rekayasa-rekayasa dibalik cerita sukses Gojek belakangan ini ?
Berbekal uang hanya dengan 30 ribu rupiah, saya berhasil membongkar rekayasa yang dilakukan Gojek.
30 ribu ? Kok murah ?
Iya. Itu adalah besaran dana yang saya keluarkan dalam “riset” saya untuk sedikit membedah Gojek dan menyampaikan informasi tersebut dalam website saya. 30 ribu adalah besaran 3 kali saya menggunakan jasa Gojek dalam masa promo ini.
Jadi ya, “hanya” dengan 30 ribu rupiah itu lah, saya membongkar rekayasa yang dilakukan Gojek.
Hah ? Rekayasa ? maksudnya apa ? Penipuan yang dilakukan Gojek ?
Rekayasa yang saya maksudkan disini adalah rekayasa sosial (Social Engineering) yang Gojek lakukan di masyarakat. Gojek berhasil mendesain, menerapkan, merekayasa tidak hanya sudut pandang sosial namun juga gaya hidup bertransportasi masyarakat. Baik itu para driver nya, maupun para pengguna jasa Gojek. Sebuah rekayasa yang, berani saya bilang, jenius…
Saya melakukan riset lapangan langsung dengan berinteraksi dengan para driver Gojek. Selama perjalanan, saya mengajak mereka bicara, berdiskusi, mendengarkan semangat dan harapan mereka. Saya menyadari, bahwa berkat rekayasa yang diterapkan, ada senyum-senyum mengembang orang-orang baik ini.
Berikut saya paparkan fakta-fakta nya

Fakta 1: Mekanisme pendaftaran Gojek

Buat kamu yang tertarik mendaftar jadi Gojek Driver, ada beberapa persyaratan khusus yang harus dipenuhi. Dari segi administrasi misalnya, calon driver harus membawa foto kopi SIM, STNK dan Kartu Keluarga ke salah satu kantor Gojek yang berlokasi di Jalan Bangka Raya, Jakarta Selatan. Setelah melengkapi administrasi, kemudian dilakukan pengecekan kondisi fisik motor lalu tes wawancara.
Kemudian setiap calon driver akan menjalani training, diantara nya soal penggunaan aplikasi Gojek Driver dalam smartphone, pelayanan pelanggan, hingga safety riding.
Selepas itu, jika diterima, akan langsung dilakukan penandatanganan kontrak. Jaket dan helm pun akan dipinjamkan. Untuk masker dan hair cover dapat diambil di kantor Gojek di Wolter Monginsidi, sedangkan handphone di kantor Gojek di jalan Ciasem.
Sungguh rekayasa sosial yang begitu santun telah dilakukan oleh Gojek. Tidak hanya mengedukasi para calon driver agar tertib administrasi, Gojek juga memberikan value terhadap para driver mengenai teknologi, customer service, hingga keselamatan berkendara.

Fakta 2: Tidak semua Gojek driver sebelumnya adalah tukang ojek

Awalnya saya juga mengira begitu. Namun, 3 dari 3 Gojek driver yang menjadi narasumber tulisan ini ternyata tidak pernah ngojek sama sekali sebelum bergabung dengan Gojek
Saya ikut Gojek awalnya karena mau dapet penghasilan buat biaya skripsi saya, Mas. Gaenak minta sama ibu soalnya saya nambah 1 tahun kuliah nya. – Kata bang Andi, Gojek yang ternyata adalah seorang mahasiswa tingkat akhir di Fakultas Ekonomi Universitas Pancasila
Awalnya saya Debt Collector, nagihin hutang kartu kredit, tapi sekarang mah yang ditagih malah lebih galak. Lagipula, saya kasihan sama anak istri saya. Bulan Juni ini saya rencana mau resign dari pekerjaan nagih hutang saya. – Kata pak Syahrul, Gojek saya sewaktu ke mal ambassador. Selama perjalanan entah berapa kali beliau mengucapkan terimakasih kepada Gojek atas perubahan yang diberikan. Beliau bahkan mengaku berkat Gojek, tahun ini bisa membelikan baju baru untuk anak istri
Saya Gojek cuma malam, Mas. Kalau pagi sampai siang, saya jualan gas. Yah, lumayan mas, cari-cari 100 ribu juga malem di Gojek dapet. Hitung-hitung buat jajan anak. – Kata mas Yono, Gojek saya dari Pondok Labu ke Mampang malam itu.
Di kemudian hari saya juga berkenalan dan mendengar cerita bahwa ada Gojek driver yang berprofesi sebagai karyawan swasta, sopir pribadi, hingga ibu rumah tangga.
Selepas saya turun dari Gojek, pak Syahrul mengajak saya untuk ikut serta menjai driver Gojek. Tawaran yang cukup menggugah. Hehe.

Fakta 3: Konversi per kilometer Gojek adalah 4 ribu rupiah

Ini yang menyebabkan tarif Gojek menjadi lebih murah dari tarif ojek pangkalan. Di Gojek, tarif perkilometer sudah distandarkan. Di ojek pangkalan, tatacara penetapan tarifnya tidak jelas. Orang Jawa sering bilang tarifnya ” Mukul “. Ada yang secara kasar malah bilang tarif nya preman.
Pengalaman saya, selisih tarif antara Gojek dan ojek pangkalan bisa mencapai 15 ribu rupiah. Sayang sekali, semenjak saya merasakan naik Gojek, saya tidak pernah lagi menggunakan jasa ojek pangkalan.
Saya adalah manusia yang masih manusiawi, manusia yang juga realistis dan ekonomis. Mungkin, begitu juga dengan puluhan ribu pengguna layanan Gojek.

Fakta 4: Gojek berhasil meningkatkan pendapatan para pelakunya

“Ternyata lebih dari 70 persen waktu kerja tukang ojek hanya menunggu pelanggan, ditambah kemacetan Jakarta.”
Itu adalah pernyataan yang dikeluarkan CEO Gojek, Nadiem Makarim.
Memang benar, dengan adanya Gojek, para driver tidak perlu (melulu) ada di pangkalan. Mereka cukup memantau aplikasi Gojek yang dimiliki jika ada customer yang minta di jemput-antar. Karena tidak perlu mengetem, mangkal, maka driver Gojek memiliki efisiesnsi waktu, yang pada akhirnya meningkatkan potensi pendapatan.
Dengan begitu pula, para Driver dapat pula memanfaatkan waktunya mengerjakan hal lain. Semisal mas Andi yang berkuliah, atau mas Yono yang menjadi agen gas itu. Bisa juga misalnya mengasuh anak, menemani istri, hingga berwirausaha.
Dari hasil penelususan, pak Syahrul yang sebelumnya Debt Collector itu, memiliki pendapatan hingga 8 juta/bulan. Alhamdulillah

Fakta 5: Untuk setiap 10 customer, Gojek Driver akan mendapatkan bonus

Saya strategi nya sih, kalau pagi-siang saya ambil yang deket-deket dulu. Kalau langsung ngegas yang jauh, kita udah keburu capek. Nah, kalau malam, lumayan dah tuh 2-3 kita bisa dapet. – Kata pak Syahrul. Beliau mengaku bonus yang ditawarkan adalah 50 ribu rupiah.
Inikah alasan kenapa para driver Gojek tampak begitu bersemangat dan bahagia ?

Fakta 6: Uang dibayar perbulan adalah mitos, kenyataannya uang hasil ng-Gojek bisa diambil harian

Dari salah satu tulisan artikel yang saya baca (saya lupa, kalau tidak salah di blog seseorang/kompasiana) , disebutkan disitu bahwa salah satu keengganan ojek pangkalan bergabung ke Gojek, selain karena “alergi dengan teknologi”, adalah karena penghasilan dari Gojek baru bisa diambil bulanan seperti orang gajian kantoran.
Penulis artikel itu ternyata salah atau setidaknya kurang dalam melakukan riset.
Faktanya adalah, setiap penghasilan yang didapatkan oleh driver Gojek, langsung di debit kan ke rekening driver masing-masing. Bank yang digunakan adalah bank CIMB Niaga. Dan driver dapat mengambilnya secara harian mana suka. Pembagian keuntungannya adalah 80 untuk driver dan 20 untuk manajemen Gojek.
Fakta tersebut saya dapatkan dari cerita langsung para driver Gojek, tentu saja.

Fakta 7. Smartphone yang digunakan dan provider seluler

Kedua hal ini mungkin sering luput dari para pengguna layanan Gojek dan memang terkesan sepele: jenis smartphone dan provider seluler yang digunakan para Gojek driver adalah seragam.
Untuk smartphone, mereka menggunakan smartphone bermerek ZTE. Smartphone ini mereka angsur sebesar 7 ribu rupiah selama 100 hari atau 50 ribu rupiah
Sedangkan untuk provider layanan seluler nya, mungkin banyak orang tidak sadar bahwa seluruh nomor Gojek driver yang digunakan untuk menghubungi pelanggannya adalah nomor dari provider SimPATI. Nomor tersebut diberikan bersamaan dengan smartphone ZTE dan langsun diberi modal pulsa sebesar 100 ribu.
Saya pribadi masih belum menemukan jawaban kenapa harus menggunakan ZTE dan SimPATI ? Kenapa pula harus menggunakan layanan bank CIMB Niaga ?
Dugaan saya adalah terkait kerjasama investor antara Gojek dengan ketiga pihak tersebut. Walaupun memang sampai sekarang, Gojek belum memberikan keterangan resmi terkait siapa investor mereka. Layak kita nanti.
Gojek tidak hanya membentuk perilaku dan tatacara baru kepada para driver nya, namun juga menumbuhkan gaya hidup baru tentang cara masyarakat bertransportasi, khususnya ojek. Klik disini untuk melihat tulisan sebelumnya.
Dan di artikel ini, kita berbicara tentang Gojek dengan lebih personal. Mulai dari gesekan sosial yang mulai terjadi, juga tentang figur dibalik kesuksesan Gojek, Nadiem Makarim.
Dan, siapa sangka, bahwa ada begitu banyak driver Gojek yang ternyata adalah wanita-wanita tangguh ?
Mari kita mulai bercerita…
… … …

Fakta 8. Terjadi gesekan sosial antara gojek dengan ojek pangkalan

Tentu saja kemudahan yang ditawarkan Gojek membuat cepat atau lambat akan lebih banyak masyarakat lagi yang memanfaatkannya. Secara langsung ini juga berakibat berkurangnya pelanggan ojek di pangkalan. Alih-alih berjalan ke depan gang untuk mencari ojek, sekarang masyarakat tinggal mengklik aplikasi Gojek, dan minta dijemput-antar ke tempat tujuan.
Beberapa kali gesekan pun terjadi antara kedua pihak ini. Kuningan City, Kalibata City, Stasiun Tebet, Manggarai, hingga kampus Depok UI menjadi tempat perseteruan nya. Hasil pengamatan saya, pernah dalam suatu kali para driver Gojek dari berbagai wilayah datang beramai-ramai konvoi ke kampus Depok UI. Tujuan mereka adalah mencari pelaku tukang ojek yang memukuli rekan Gojek mereka.
Alhamdulillah, bentrokan dapat dihindarkan. Kedua pihak pun sepakat berdamai dan menyusun perjanjian. Di tempat-tempat yang disepakati, Gojek dihimbau tidak mengambil penumpang dan hanya boleh mengantar agar tidak mengambil rezeki ojek pangkalan.
Manajemen Gojek pun membantu para driver nya dengan menetapkan zona-zona “merah”. Para driver diminta untuk lebih bijaksana dan berhati-hati untuk mengambil penumpang di daerah-daerah tersebut. Para penumpang pun tampaknya bijak untuk menyusun perjanjian dengan driver Gojek-nya agar bertemu di tempat yang disepakati agar “menghindari” ojek pangkalan.
( Update : Gojek sudah menyediakan asuransi untuk para driver dan pengguna jasanya, namun belum ada pengumuman secara resmi )
Kenapa para penggiat ojek pangkalan ini tidak berminat bergabung dengan Gojek
Hasil diskusi saya dengan para driver Gojek berhujung pada 4 kesimpulan sebagai berikut
  • Anggapan bahwa pendapatannya dibayar per bulan
  • Kemalasan menggunakan teknologi (smartphone dan aplikasi)
  • Pembagian keuntungan 80-20 yang dirasa mengecilkan pendapatan harian
  • Ketiadaan administrasi identitas diri  untuk pendaftaran
  • Usia yang sudah terlalu tua
Untuk bagian pendapatan, seharusnya sudah bisa dijelaskan lewat tulisan saya ini. Untuk administrasi dan identitas diri, saya tidak bisa banyak berkomentar. Sedangkan untuk faktor kemalasan…. saya malas berkomentar.
Untuk faktor usia ? idealnya dengan ikut Gojek, para senior citizen ini justru bisa lebih banyak menghabiskan waktu di rumah alih-alih di pangkalan ojek, merokok dan bergosip.

Fakta 9. Tidak semua driver Gojek adalah pria

Berdasarkan obrolan saya dengan para driver Gojek, menariknya, profesi ini tidak didominasi kaum pria saja. Sudah banyak wanita yang beralih menjadi driver Gojek.
Konon, sudah lebih dari 50 driver Gojek adalah wanita. Salah satunya adalah Hasanah, 28 tahun, wanita berhijab yang sebelumnya adalah kasir minimarket. Sekarang, berkat Gojek, Hasanah setidaknya bisa mengantongi hingga 6 juta rupiah per bulan. Padahal sebelumnya gaji tetapnya adalah 2,5 juta rupiah per bulan.
Soal suka-duka, menurutnya sebagai driver perempuan tak menemui banyak duka. Niat mencari nafkah untuk dua buah hatinya mengalahkan segalanya.
“Yah, kalau duka sih jalanin aja. Paling jauh bisa nganter penumpang sampai Bekasi, kadang juga kerja sampai tengah malam. Oiya, kadang dukanya juga kalau bawa penumpang-penumpang yang gemuk,” celetuknya sambil terkekeh.

Fakta 10: Awalnya dikira milik asing, kenyataannya karya anak bangsa yang membanggakan

Entah karena kita yang memang terbiasa rendah diri sebagai bangsa atau apa. Namun, segala kecanggihan Gojek sempat memunculkan banyak anggapan bahwa Gojek “bukan Indonesia”. Faktanya adalah, CEO Gojek, Nadiem Makarim adalah orang Indonesia.
Meningkatkan pendapatan para tukang ojek di Jakarta adalah mimpi Nadiem.
Jangan-jangan kita ini salah kaprah karena melihat bahwa, Grab Bike, kompetitor Gojek berasal dari Malaysia. Sehingga mengira bahwa Gojek pun bukan milik orang Indonesia. Mas Nadiem malah pernah berkata bahwa GrabBike hanya bisa meniru layanannya yang telah ia sediakan sejak 2011 di Jakarta.
“Layanan yang dari Malaysia itu, GrabBike, hanya bisa meniru. Bahkan warna helm dan jaketnya sama seperti kita,”
Memang, Nadiem bukan lah lulusan kampus di Indonesia. Beliau adalah lulusan Master of Business Administration dari Harvard University. Iya, Harvard yang itu. Sebelumnya beliau berkuliah di Brown University, juga di Amerika dan lulus SMA di Singapura.
Walaupun lulusan sekolah luar negeri, mimpi Nadiem untuk membantu bangsanya dapat kita teladani.
Mau tahu fakta yang lebih mengagetkan lagi ? Nadiem Makarim bisa dibilang berasal dari Pekalongan, kota kelahiran bapak nya yang berprofesi sebagai pengusaha, sama seperti saya, yang juga dari Pekalongan. Bapak saya pun pengusaha. Hehehe.
Gojek
Semoga saya bisa mengikuti jejak mas Nadiem. Aamiin.

Setelah ini seperti apa, Gojek ?

Dengan membludaknya permintaan untuk mendaftar Gojek, ada kekhawatiran bahwa kedepannya pendapatan driver akan turun karena tingginya kompetisi. Walaupun, berdasarkan hasil diskusi saya, dengan 10.000 driver pun, hanya 70% pelanggan Gojek yang mampu dilayani.
(Update : Gojek sudah ada di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Bali dan jumlah driver sudah mencapai 20.000)
Gojek memang tidak hanya menyediakan jasa transportasi manusia, namun juga pengiriman paket, dan pemesanan makanan, sehingga para driver bisa tersebar melayani hal-hal tersebut.
Gubernur DKI Jakarta juga menginisiasi integrasi Gojek sebagai feeder dengan layan an Transjakarta dan MRT sehingga ke depannya, para driver Gojek dapat memiliki potensi penghasilan yang rutin. Selain itu, gagasan serupa juga muncul dari pemda-pemda daerah lain. Malah ada usulan agar Gojek juga segera merambah layanan transportasi roda empat.
Ada kekhawatiran lain memang, misalnya dari sisi sosial. Kemungkinan gesekan yang lebih besar dengan ojek pangkalan akan terjadi. Karena sudah tabiat masyarakat akan cenderung memilih hal yang lebih baik dan memudahkan mereka.
Dari informasi driver Gojek yang saya ajak diskusi, momen mudik hari raya Idul Fitri, juga bisa dimanfaatkan. Dengan membawa helm, jaket, dan smartphone nya, para driver tetap bisa mencari uang selama di kampung halaman.
Dari sisi pendidikan, saya yang seorang guru memiliki gagasan, agar alih-alih diantar-jemput ke sekolah dengan mobil-mobil-besar-berpenumpang hanya-dua-dan-menyebabkan-kemacetan , bagaimana kalau para orangtua yang rumah nya tidak terlalu jauh dari sekolah anaknya, memanfaatkan layanan Gojek ? Mungkin Gojek justru harus menjemput bola.
Saya termasuk orang yang pro dan optimis terhadap keberadaan Gojek. Saya berdoa semoga mas Nadiem dan manajemen Gojek senantiasa diberikan kemampuan, kesehatan, dan kesejahteraan untuk terus memberi manfaat lewat Gojek.
Semoga muncul Nadiem-Nadiem lainnya. Apalagi orang Pekalongan.
pasang iklan banner

Emak-emak greget masuk tol ngak pake helm dikejar Polisi

Emak-emak greget masuk tol ngak pake helm dikejar Polisi

Haloo selamat malam gan sist,, barusan lagi nonton youtube nemu nih video greget sebenernya sih ngeri juga liat emak-emak pake motor matic masuk jalan tol ngak pake helm lagi tadi udah ane cari sepertinya ngak repost langsung disimak aja ya,,


Gimana gan/sist ?? parah bener kan nih emak-emak entah ngak tau apa emang niat padahal kan bahaya banget tuh masuk tol yg notabene hanya dikhususkan buat mobil dan jalannya juga cepat ..

Jangan ditiru!!!!
pasang iklan banner

Sekilas Puting Julia Perez Saat Jadi Foto Model

Iseng ngebrowse di instagramnya mbak jupe , eh nemu foto keren nih.



disana ane ngeliat bahwa jupe berfoto dengan baju yang membuka di sisi kiri dan kanan. Selain itu artis dengan ukuran bra yang besar ini juga nampak tidak menggunakan bra dalam sesi foto.

Namun sebentar , coba tengok payudara kirinya (kiri ente). Terlihat jelas bahwa puting payudara jupe telah ditutupi semacam tempelan. 

Dari tempelan tersebut ane bisa menyimpulkan bahwa :
- JUPE memiliki bentuk puting yang kelas medium bila dibandingkan dengan ukuran payudaranya
- JUPE memiliki warna puting yang coklat tua,
- Diperkirakan sekitar puting dilingkari coklat tipis
- Diperkirakan saat sesi foto, puting jupe menegang sehingga kesannya "kepencet"
- JUPE memiliki payudara yang normal seperti wanita Indonesia lainnya. Hanya saja agak lebih besar dari bentuk. Apa yang kita lihat adalah permainan bra.

Sekian dari ane gan, kalo kurang jelas.. ini ane kasi payudara kiri yang udah di-zoom deh, hehe 


INTIP PUNYA KARTIKA PUTRI

pasang iklan banner

Pasal yang menjelaskan "Bayar Kembalian Pakai Permen Ternyata Bisa Dipenjara Setahun"

Menurut salah satu Kepala Perwakilan Bank Indonesia pedagang yang mengganti uang kembalian dengan permen bisa dipidanakan dengan ancaman hukuman penjara maksimal satu tahun dan denda Rp200 juta.

Kembalian Pakai Permen

Pasal 23 ayat (1) Undang-undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang,

Disebutkan bahwa setiap orang dilarang menolak untuk menerima Rupiah yang penyerahannya dimaksudkan sebagai pembayaran atau untuk menyelesaikan kewajiban yang harus dipenuhi dengan Rupiah dan/atau untuk transaksi keuangan lainnya di Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, kecuali karena terdapat keraguan atas keaslian Rupiah.

Pasal 33 ayat (1) UU Mata Uang juga menyebutkan Setiap orang yang tidak menggunakan Rupiah dalam setiap transaksi yang mempunyai tujuan pembayaran penyelesaian kewajiban lainnya yang harus dipenuhi dengan uang; dan/atau transaksi keuangan lainnya, sebagaimana dimaksud

Pasal 21 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) tahun dan pidana denda paling banyak Rp. 200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah).

Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, dengan ancaman maksimal dua tahun penjara dan denda maksimal Rp5 miliar

Pasti pernah dong dapet uang kembalian beberapa permen ketika berbelanja di sebuah toko? Momen kayak gitu sebenarnya jadi saat yang paling menggalaukan lho. Kamu pasti bingung antara butuh uang receh atau kasihan sama penjaga tokonya yang sepertinya udah nggak punya uang lagi untuk memberikanmu kembalian. Alhasil, nggak ada jalan lain selain kamu menerimanya dengan hati yang kurang ikhlas.

Apa pun alasannya, ternyata memakai permen sebagai uang kembalian adalah hal yang nggak dibenarkan. Bahkan si pelakunya bisa terancam penjara setahun lho! Jadi, jangan biarkan para pedagang menanggung malu dengan 1 tahun nganggur di lembaga pemasyarakatan hanya karena permen doang. Nah, kenapa bisa begini? Simak deh alasannya berikut

1. Mencurangi Hak Konsumen
Emang cuma permen doang sih, tapi sedikit atau banyak itu membuat konsumen nggak nyaman. Apalagi kalau si pembeli ini emang butuh uang kembaliannya. Entah untuk bayar angkot atau ditabung di celengan ayamnya. Memberi kembalian berupa permen sama saja memaksa konsumen untuk menerima pilihan yang bukan keinginannya. Belum lagi kalau si pemilik toko sambil berujar nggak ada uang kecil dan kemudian melemparkan beberapa permen. Bikin emosi sih, tapi berhubung kamu juga kadang butuh sesuatu untuk diemut nggak ada pilihan lain jadinya

2. Bisa Dituntut!
Nah, kalau kasusnya kamu menerima kembalian permen dan menolaknya kemudian si pemilik toko marah, kamu bisa lho menyidangkannya ke meja hijau. Emang agak berlebihan sih, tapi apa yang dilakukan si empunya permen ini termasuk aksi melanggar hukum. Yup, tindakannya mengonversi uang receh jadi permen secara ilegal ini sama aja tidak menganggap rupiah sebagai alat tukar yang sah. Hal ini disinggung dalam Pasal 23 ayat 1 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 Tentang Mata Uang. Sebagai penguat juga dijelaskan dalam Pasal 33 ayat 1 yang berisi hukuman kepada pelakunya paling lama 1 tahun dan denda maksimal Rp 200 juta. Nah lho!

3. Bisa Dituntut Pasal Lain Lho
Nah, kalau si empunya toko masih keukeuh sama pendiriannya, kamu juga bisa menyampaikan isi dari Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Hukumannya bagi yang melanggar UU ini adalah penjara maksimal dua tahun serta denda paling banyak Rp 5 Miliar. Waduh malah lebih ngeri nih. Mekanismenya nanti pihak kepolisian bakal berkolaborasi dengan Bank Indonesia dalam pemrosesan kasusnya. Jadi seperti kasus besar nih padahal cuma gara-gara permen doang. Bukan apa-apa sih, namun sebagai konsumen kamu berhak untuk mendapatkan uang kembalian berupa uang juga, bukannya permen. Biasanya sih hal-hal seperti ini hanya terjadi di toko-toko kecil sampai medium. Kamu pasti nggak bakal menemukan kejadian unik ini di supermarket besar. Nah, kalau ogah kesel lantaran dapat permen mending belanja ke tempat yang lebih besar

4. Bahaya Uang Diganti Permen
Well, aslinya masalah uang kembalian pakai permen sangat sepele sih. Tapi, kalau dibiarkan bakal jadi masalah yang berdampak besar lho. Gara-gara permen, masyarakat bakal pelan-pelan menghapuskan uang dengan nominal tertentu. Ke depannya, anak cucu kita bakal menganggap uang Rp 200 atau Rp 500an bakal jadi uang langka. Padahal BI masih bikin tuh. Dampak lain adalah masyarakat jadi bisa bikin uang sendiri. Ketika permen secara nggak resmi diakui sebagai alat tukar barang, maka makin banyak pabrik-pabrik permen yang berdiri dan produksi banyak-banyak. Kan lumayan tuh! Anggap aja sebiji sama dengan Rp 100, tinggal bikin 1000 buah udah jadi deh duit senilai Rp 100 ribu. Belum lagi pabrik kapasitas produksinya besar, jadi mungkin aja sehari bisa bikin 10 juta permen dengan nilai tukar yang silahkan dihitung sendiri.

See? Emang sepele sih, tapi kalau dibiarin bakal jadi wabah yang susah diberantas dan nyusahin pihak-pihak terkait. Nggak ada salahnya kamu catat pasal-pasal yang mengatur uang kembalian permen ini. Buat jaga-jaga aja kalau ada penjual ngeyel yang ngasih permen padahal kamu pengen ngoleksi uang koin.
pasang iklan banner

Video Aktivis Menantang Pengendara Motor di Zebra Cross


Para aktivis Youtubers yang bernama VectroID mendadak rame jadi perbincangan di sosial media karena aksi nekatnya dalam memperjuangkan hak pejalan kaki di zebra cross.

Video berdurasi 6 menit 17 detik ini menggambarkan bagaimana hak pejalan kai yang seringkali dirampas oleh para pengendara sepeda motor. Para youtubers melakukan aksi ini berlandaskan pada UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan No.22 tahun 2009 tentang Hak Pejalan Kaki.

Simak aksi nekat mereka sob..

pasang iklan banner

Saat Ditilang Mintalah Form Biru


Harap Di Share ke teman-teman yang lain karena sangat bermanfaat!!

Beberapa waktu yang lalu sekembalinya berbelanja saya dan teman-teman pulang dengan menggunakan taksi. Ada adegan menarik ketika sopir taksi hendak ditilang oleh polisi. Dialog antara polisi dan sopir taksi seperti ini.

Polisi (P) : Selamat siang mas, bisa lihat Sim dan STNK?
Sopir (Sop) : Baik Pak…

P : Mas tau..kesalahannya apa?
Sop : Gak pak

P : Ini nomor polisinya gak seperti seharusnya (sambil nunjuk ke plat nomor taksi yg memang gak standar sambil lalu menulis dengan sigap di buku tilang)
Sop : Pak jangan ditilang deh…plat aslinya udah gak tau kemana… kalo ada pasti saya pasang

P : Sudah…saya tilang saja…banyak mobil curian sekarang (dengan nada keras!!)
Sop : (Dengan nada keras juga ) Kok gitu! taksi saya kan Ada STNK nya pak , ini kan bukan mobil curian!

P : Kamu itu kalo di bilangin kok ngotot (dengan nada lebih tegas) kamu terima aja surat tilangnya (sambil menyodorkan surat tilang warna MERAH)
Sop : Maaf pak saya gak mau yang warna MERAH suratnya…Saya mau yg warna BIRU aja

P : Hey! (dengan nada tinggi) kamu tahu gak sudah 10 Hari ini form biru itu gak berlaku!
Sop : Sejak kapan pak form BIRU surat tilang gak berlaku?

P : Inikan dalam rangka OPERASI, kamu itu gak boleh minta form BIRU… Dulu kamu bisa minta form BIRU… tapi sekarang ini kamu Gak bisa… Kalo kamu gak kamu ngomong sama komandan saya (dengan nada keras dan ngotot)
Sop : Baik pak, kita ke komandan bapak aja sekalian (dengan nada nantangin tuh polisi)

Dalam hati saya …berani betul sopir taksi ini …
P : (Dengan muka bingung) Kamu ini melawan petugas!?
Sop : Siapa yg melawan!? Saya kan cuman minta form BIRU… Bapak kan yang gak mau ngasih

P : Kamu jangan macam-macam yah… saya bisa kenakan pasal melawan petugas!
Sop : Saya gak melawan!? Kenapa bapak bilang form BIRU udah gak berlaku? Gini aja pak saya foto bapak aja deh… kan bapak yg bilang form BIRU gak berlaku (sambil ngambil HP)

Wah … wah hebat betul nih sopir …. berani, cerdas dan trendy … (terbukti dia mengeluarkan hpnya yang ada berkamera.
P : Hey! Kamu bukan wartawankan! ? Kalo kamu foto saya, saya bisa kandangin (sambil berlalu)
Kemudian si sopir taksi itupun mengejar itu polisi dan sudah siap melepaskan “shoot pertama” (tiba-tiba dihalau oleh seorang anggota polisi lagi )

P 2 : Mas, anda gak bisa foto petugas sepeti itu
Sop : Si bapak itu yg bilang form BIRU gak bisa dikasih (sambil tunjuk polisi yg menilangnya)

lalu si polisi ke 2 itu menghampiri polisi yang menilang tadi, ada pembicaraan singkat terjadi antara polisi yang menghalau si sopir dan polisi yang menilang. Akhirnya polisi yg menghalau tadi menghampiri si sopir taksi
P 2 : Mas mana surat tilang yang merah nya? (sambil meminta)
Sop: Gak sama saya pak…. Masih sama temen bapak tuh (polisi ke 2 memanggil polisi yang menilang)

P : Sini tak kasih surat yang biru (dengan nada kesal)

Lalu polisi yang nilang tadi menulis nominal denda sebesar Rp.30.600 sambil berkata “nih kamu bayar sekarang ke BRI … lalu kamu ambil lagi SIM kamu disini, saya tunggu”.
S : (Yes!!) Ok pak …gitu dong kalo gini dari tadi kan enak…

Kemudian si sopir taksi segera menjalnkan kembali taksinya sambil berkata pada saya, “Pak .. maaf kita ke ATM sebentar ya .. mau transfer uang tilang . Saya berkata ya silakan.

Sopir taksipun langsung ke ATM sambil berkata, … “Hatiku senang banget pak, walaupun di tilang, bisa ngasih pelajaran berharga ke polisi itu.” “Untung saya paham macam2 surat tilang.”

Tambahnya, “Pak kalo ditilang kita berhak minta form Biru, gak perlu nunggu 2 minggu untuk sidang Jangan pernah pikir mau ngasih DUIT DAMAI…. Mending bayar mahal ke negara sekalian daripada buat oknum!”

Dari obrolan dengan sopir taksi tersebut dapat saya infokan ke Anda sebagai berikut:

SLIP MERAH, berarti kita menyangkal kalau melanggar aturan Dan mau membela diri secara hukum (ikut sidang) di pengadilan setempat.. Itupun di pengadilan nanti masih banyak calo, antrian panjang, Dan oknum pengadilan yang melakukan pungutan liar berupa pembengkakan nilai tilai tilang. Kalau kita tidak mengikuti sidang, dokumen tilang dititipkan di kejaksaan setempat, disinipun banyak calo dan oknum kejaksaan yang melakukan pungutan liar berupa pembengkakan nilai tilang.

SLIP BIRU, berarti kita mengakui kesalahan kita dan bersedia membayar denda. Kita tinggal transfer dana via ATM ke nomer rekening tertentu (kalo gak salah norek Bank BUMN). Sesudah itu kita tinggal bawa bukti transfer untuk di tukar dengan SIM/STNK kita di kapolsek terdekat dimana kita ditilang. You know what!? Denda yang tercantum dalam KUHP Pengguna Jalan Raya tidak melebihi 50ribu! dan dananya RESMI MASUK KE KAS NEGARA. — with Bung Darmo Juwono and 9 others.
pasang iklan banner

Bikin Kaki Gemetar, Hewan Ini Hidup Hanya di Pinggir Jurang

Pernahkah terbayang agan-agan sekalian hidup dan tinggal di tebing yang curam atau di pinggir jurang? kira-kira gimana ya rasanya tidur, makan, minum, boker di kemiringan yang ekstreem?

Dan sebenarnya ada mamalia yang bisa ngelakuin itu semua tanpa masalah sedikitpun. Kalo gitu langsung kita bahas di bawah


Mountain Goat alias Kambing Gunung

Kambing Gunung (Oreamnos americanus) adalah mamalia berkuku yang mempunyai tanduk pendek, bengkok, dan berwarna hitam. pinggiran kukunya tajam, melingkupi telapak yang lunak di bagian dalam. Dengan kukunya ini ia mencengkeram batu karang. Binatang ini lebih tepat dinamakan kambing Rocky Mountain.
Sebenarnya binatang itu bukan kambing, melainkan sejenis antilop seperti halnya kijang dan rusa.

Kambing gunung dapat dijumpai pada wilayah yang memiliki tebing-tebing terjal, mulai dari Alaska ke Amerika Serikat (Rocky Mountains), dan menyebar juga ke sebagian Asia tengah, termasuk India, binatang ini mampu menampilkan kemampuan memanjat yang melebihi hewan lain, dan juga melebihi manusia. Kambing gunung memiliki kuku terbelah dengan dua jari kaki yang dapat melebar untuk meningkatkan keseimbangan. Bantalan kasar di bagian bawah telapak kakinya, memberikan cengkeraman seperti sepatu mendaki alami. Kambing gunung kuat tetapi gesit dan dapat melompat hingga hampir 12 kaki (3,5 meter). Disebut kambing gunung karena umumnya ditemukan di pegunungan atau dataran tinggi. O iya, karena kemampuannya memanjat tebing tinggi serta batuan terjal, kambing ini juga sering disebut Kambing Pendaki atau Rocky Mountain.

Kambing Rocky Mountain adalah pendaki yang terampil dan dapat berjalan pada tebing yang curam serta melintasi es. Bulunya tebal, panjang, berwarna putih; membentuk bulu tengkuk dipunggungnya. Bulunya yang putih memudahkan dia untuk bersembunyi di salju dari musuh-musuhnya. Makanannya terdiri dari lumut dan tumbuhan gunung yang lain.


Kambing gunung ini kalo nyari makan bisa ditemukan di ketinggian 13.000 kaki / hampir 400 m lebih.









pasang iklan banner

Tips Sederhana Namun Efektif Dalam Bersosialisasi

Sebelum memahami dan mengaplikasikan norma dan etiket tersebut dalam level yang lebih lanjut, ada baiknya kita memperhatikan juga hal-hal kecil yang bisa kita lakukan demi menciptakan keselarasan dalam bersosialisasi.

Berikut sedikit tips yang bisa kita aplikasikan...


Ketika agan pinjem kendaraan temen/sodara/orangtua/siapapun, sebisa mungkin isi penuh bensinnya sebagai tanda terimakasih. Jangan pinjem dalam keadaan full tank dan kembali dengan bensin seadanya.

Ketika teman mentraktir agan, usahakan agan membalas traktirannya dalam waktu yang tidak terlalu lama (1-2 minggu)

Langsung matikan rokok agan ketika agan melihat orang-orang di sekitar agan mulai merasa tidak nyaman.

Usahakan sesegera mungkin dalam membayar utang, tak peduli sekecil apapun jumlahnya.
Jangan berasumsi jika teman kita ga butuh uang tersebut, dan kalo bisa jangan nunggu sampe ditagih.

Jika agan menginap di rumah seseorang, rapikan kembali tempat tidurnya ketika agan pulang

Ketika seseorang memasakkan sesuatu untuk agan, berendah hatilah menawarkan diri untuk mencuci piring.

Kecilkan volume hape agan, ketika agan menonton video, mendengarkan musik, atau maen game di tempat umum. Atau lebih baik lagi; pake earphone.

Kalo agan lagi makan nyemil bareng-bareng nih, usahakan sisakan potongan makanan terakhir untuk orang yang beli makanan tersebut, kecuali kalau makanan tersebut emang ga bakal dia makan.

JANGAN PERNAH mutusin pasangan lewat SMS/Chat

Ketika agan pake pinjem laptop/hape/PC seseorang. Pakailah sesuai kebutuhan agan, JANGAN ngoprek-ngoprek, ato ngebuka isi dari gadget tersebut tanpa seizin si empunya.

Kalau-kalau seseorang nelepon agan, dan kebetulan agan lagi gabisa jawab. Usahakan sesegera mungkin kirim pesan untuk memberitahukan jika agan masih belum bisa dihubungi

Demikian thread ane kali ini gan, mohon maaf jika ada kesalahan kata dan data, semoga ada manfaatnya yaa..
pasang iklan banner

Hasil Kerja Nyata Presiden Plonga-plongo


Di 6 bulan kerja Presiden Jokowi ternyata banyak sekali tantangan yang datang dari berbagai sektor. Mulai dari beragam kebijakan, hingga naiknya harga BBM yang berimbas kepada naiknya harga kebutuhan pokok.

Walau banyak sekali yang menghujat dan menyesal telah memilih mantan Walikota Solo dan mantan Gubernur Jakarta itu, namun tak sedikit yang yang masih optimis akan kinerja sang Presiden.

Tak sedikit pula yang menjuluki Presiden Jokowi yang katanya ‘plonga-plongo’ seolah tak tau hal yang dialami oleh negara ini. Apabila dibalik, berapa banyak diantara kita yang mengerti secara persis masalah negara ini?

Taukah kamu, Presiden yang katanya ‘plonga-plongo’ itu ternyata telah menuntaskan berbagai hal yang kebanyakan kita sebagai masyarakat lupa bahkan nggak tau..

Ternyata…

Source:http://assets.kompas.com/data/photo/2014/05/21/1617063Ilustrasi-Mercusuar780x390.jpg

Presiden yang katanya ‘plonga-plongo’ inilah yang hari ke-2 jadi Presiden, Malaysia langsung mencabut mercu suarnya dari wilayah Indonesia!

Source:http://kerincitime.co.id/wp-content/uploads/2014/12/su-27-tni-au.jpg

Presiden yang katanya ‘plonga-plongo’ inilah yang lalu meminta hak kedaulatan udara RI bagian timur agar segera dikembalikan setelah puluhan tahun dipegang otoritasnya oleh Singapura. Kalau tidak kembali, perang!

Source:http://cdn-media.viva.id/thumbs2/2014/12/23/286575_hunian-relolasi-korban-sinabung_663_382.jpg

Presiden yang katanya ‘plonga-plongo’ ini jugalah yang membuka ratusan hektar lahan hutan untuk membuat rumah bagi pengungsi letusan gunung sinabung yang telah diterlantarkan pemerintahan sebelumnya.

Source:http://assets.kompasiana.com/statics/crawl/553028300423bd521d8b4568.jpeg

Presiden yang katanya ‘plonga-plongo’ inilah yang belum 100 hari langsung membereskan masalah Lapindo yang sewindu terabaikan.

Source:http://cdn-media.viva.id/thumbs2/2012/03/06/146356_pt-freeport-indonesia-menghentikan-operasional-penambangannya_663_382.jpg

Presiden yang katanya ‘plonga-plongo’ inilah yang memberikan statement keras agar PT. FREEPORT harus segera membangun smelter di Papua. Kalau tidak, kontrak Freeport akan segera dicabut. Dengan adanya smelther, maka Freeport tidak punya alasan untuk membawa hasil mentahan ke negaranya, dan harus diolah di Indonesia.

Source:http://baranews.co/system/application/views/main-web/foto_news/ori/1066581069-eksekusi_mati.jpg

Presiden yang katanya ‘plonga-plongo’ inilah yang pertama kali mengeksekusi mati terpidana NARKOBA.

Source: http://katadata.co.id/sites/default/files/konten/2015/04/WEFA-770×543.jpg

Presiden yang katanya ‘plonga-plongo’ ini juga menjadi yang pertama berani mengkritik dengan keras BANK DUNIA, ADB, dan IMF dan menyerukan semua negara untuk tidak mempunyai ketergantungan dengan 3 lembaga keuangan Amerika ini, dan cukup membuat Amerika gemetar.

Source:http://4.bp.blogspot.com/-qJzzZsTuv3Q/VKp-7Ax2V0I/AAAAAAAAFCc/Qsg66B7FmvQ/s1600/JKW1.jpg

Presiden yang katanya ‘plonga-plongo’ inilah tak pernah sekalipun menjelek-jelekan dan menghina-dina orang lain bahkan selalu membalas cacian dengan senyuman.

Presiden yang katanya ‘plonga-plongo’ inilah dikagumi ratusan pemimpin dunia namun di negerinya sendiri dicibir dan dihujat!

Presiden yang katanya ‘plonga-plongo’ inilah setiap hari dihujat jutaan caci maki haters sementara ia sibuk bekerja dari pagi sampai pagi lagi tanpa punya niat mengkriminalisasikan haters.

Intinya, kita sebagai rakyat harus sedikit optimislah. Mungkin dibalik semua ini ada hikmahnya..
pasang iklan banner

Tulis SMS Sambil Berjalan, Kaki Seorang Remaja Cantik Terperosok Selokan

Di era yang canggih saat ini, penggunaan ponsel memang cukup mudah dijumpai di mana saja. Tak jarang terdapat orang yang menggunakan ponselnya meski tengah berjalan ataupun malah ketika berkendara. Namun hati-hati, aktivitas tersebut bisa membuat diri celaka.


Hal ini menimpa seorang remaja wanita asal Cina beberapa waktu lalu. Kaki remaja tersebut terperosok ke selokan yang terletak di Mianyang City, Provinsi Sichuan Cina. Kabar buruknya, selokan tersebut tertutup oleh jeruji besi dan kaki remaja itu terselip di antara jeruji besi.

Remaja yang tidak diketahui namanya tersebut diketahui tengah asyik bercakap-cakap melalui pesan teks di ponsel miliknya. Sayangnya, remaja tersebut tak mengindahkan kondisi sekitar dan berakibat kakinya terperosok ke dalam jeruji besi penutup selokan.

Sontak orang-orang yang ada di sekitarnya pun berusaha untuk membantu agar kaki remaja tersebut bisa dikeluarkan. Dan setelah memperoleh bantuan dari petugas pemadam kebakaran, kaki remaja tersebut akhirnya terbebas. Meski untuk bisa membebaskannya butuh waktu sangat lama hingga 45 menit. Kabar baiknya, kaki remaja itu tidak mengalami luka serius, hanya lecet serta mati rasa pada bagian tertentu.

Sumber: idhandphone
pasang iklan banner
 
InnOnet © Copyright 2011-2015 Notifikasiku. All Rights Reserved.
Bloggers.com Kisah Unik Dibalik Berita Kisah Unik Dibalik Berita blog search directory
blog linksLocal blog Kisah Unik Dibalik Beritablog directory