Toge goreng? Lebih maknyus dari tocil...

Makanan Yang 'Digoreng' Dengan Air

Apa sarapan Anda hari ini? Jawaban yang sering keluar yakni roti, nasi goreng, bubur ayam, nasi uduk, mie instan atau gorengan. Penganan-penganan tersebut memang lazim dijadikan menu sarapan. Tapi, tahukah Anda ada penganan lain yang cocok untuk sarapan dan menyehatkan?

Penganan ini sering ditemukan di Bogor meski ada juga di Jakarta, namanya Tauge Goreng. Nama aslinya Geco atau tauge dan tauco. Tetapi dilihat dari namanya, toge goreng tidaklah digoreng. Bahan-bahannya seperti tauge dan mie kuning dimasak dengan sedikit air di atas wajan datar dan menggunakan serok kayu untuk meracik mie dan tauge. Tidak jelas dari mana asal usul penggunaan wajan datar dan serok kayu itu karena memang makanan ini tidak dimasak dengan penggorengan biasa. Yang uniknya lagi, tauge goreng ini dimasak dengan menggunakan kayu bakar, bukan kompor gas atau listrik. Cara inilah mungkin yang disebut 'menggoreng' meski lebih tepatnya disebut proses merebus.

Sambil menunggu tauge dan mie kuning matang, siapkan piring dan beri potongan ketupat terlebih dahulu. Selanjutnya, tauge dan mie yang telah matang ditempatkan ke dalam piring tersebut, serta ditambahkan potongan kecil tahu. Untuk menambah kelezatan, bahan-bahan tersebut disiram dengan saus khusus, yang terdiri dari tauco, oncom, daun kucai, serta ditambahkan kecap dan sambal sesuai selera. Paduan bahan-bahan pembuat saus ini tentunya menjadi ciri khas dari Tauge Goreng ini.

Racikan Istimewa Serba Kedelai

Makanan yang satu ini memang didominasi kedelai, mulai dari tahu sampai bumbu sausnya. Soal rasa boleh diadu, makanan yang terkenal di Bogor ini punya rasa yang unik, bumbu tauco yang sedikit asam berpadu dengan kecap manis dan segarnya tauge rebus. Bumbu-bumbu juga tidak berbahan pengawet, sehingga aman untuk dikonsumsi dan bermanfaat bagi tubuh.

Bahan-bahan dari kedelai itu diantaranya tauco, oncom dan kecap. Tauco dikenal dengan bumbu makanan yang terbuat dari biji kedelai yang telah direbus, dihaluskan dan diaduk dengan tepung terigu, lalu dibiarkan sampai tumbuh jamur atau terjadi proses fermentasi. Oncom merah, terbuat dari bungkil tahu yang diambil proteinnya dalam pembuatan tahu. Sedangkan kecap manis, juga terbuat dari kedelai hitam.

Sebelum memakan Tauge Goreng, sebaiknya aduk bahan-bahan dan bumbu agar saus yang disiram di atas mie kuning, ketupat dan tahu ini tercampur dan menyerap ke dalam makanannya. Tambahkan sambal jika Anda menyukai rasa yang lebih pedas, sehingga menggugah selera.

Bungkus Daun Patat

Uniknya lagi, jika pembeli ingin membawa pulang makanan tersebut, akan dibungkus dengan daun patat, bukan daun pisang. Daun patat hampir mirip dengan daun pisang, hanya saja berukuran kecil dengan tulang daun (pelepah) lentur, maka mudah dilipat. Cara membungkus bisa dilakukan dengan menumpuk dua lembar daun secara bersilangan dan letakkan Tauge Goreng di tengahnya. Daun dilipat ke atas dan diikat dengan tali sayatan bambu tipis. Selanjutnya ujung daun dipotong atau digunting agar kemasan terlihat rapi. Daun ini sering digunakan sebagai kemasan alami selain daun pisang, sehingga dapat mengurangi penggunaan plastik untuk membungkus makanan.

Lokasi:

Penjual Tauge Goreng ini menyebar ke beberapa tempat di Bogor meski memang jumlahnya sudah tidak terlalu banyak. Tetapi, ini menjadi tantangan bila Anda berkunjung ke Bogor untuk melakukan pemburuan kuliner khas kota hujan. Harga yang ditawarkan berbagai penjual Tauge Goreng relatif sama dan tidak terlalu menguras dompet. Cukup dengan mengeluarkan uang Rp10.000, pembeli dapat menikmati cita rasa berbeda dari Tauge Goreng di tempat atau dibungkus untuk dibawa pulang.



















pasang iklan banner
 
InnOnet © Copyright 2011-2015 Notifikasiku. All Rights Reserved.
Bloggers.com Kisah Unik Dibalik Berita Kisah Unik Dibalik Berita blog search directory
blog linksLocal blog Kisah Unik Dibalik Beritablog directory