Pendeta Amerika sebut baju bekas mengandung arwah setan

Biasanya orang yang membeli baju bekas di toko akan berpikir apakah baju itu sudah dicuci bersih atau belum. Namun Pat Robertson, pendeta di Amerika Serikat, dalam program siaran televisinya The 700 Club menyebut baju bekas bisa mengandung arwah setan dan orang yang akan mengenakannya harus berdoa lebih dulu untuk mengusir arwah jahat itu.

Pendeta Amerika sebut baju bekas mengandung arwah setan

Pernyataan kontroversial dari Robertson itu dia sampaikan untuk menjawab pertanyaan dari penonton yang menyaksikan acara itu, seperti dilansir situs Huffington Post, Kamis (28/2).

"Saya membeli banyak baju bekas dari sebuah toko barang-barang bekas. Kemudian ibu saya mengatakan saya harus mendoakan baju itu dulu sebelum membawanya ke dalam rumah. Apakah ucapan ibu saya itu benar? bisakah arwah setan menempel di barang-barang bekas?" tanya seorang penonton.

Robertson kemudian menjawab pertanyaan itu dengan menceritakan kisah seorang gadis yang mendapat masalah lantaran cincin yang dibelinya telah diguna-guna oleh seorang dukun.

Dia mengatakan arwah setan bisa menempel pada barang-barang semacam itu. Menurut dia, tidak ada salahnya jika seseorang berdoa dulu untuk mengusir arwah setan yang ada pada barang-barang semacam itu.

Robertson pekan lalu juga sempat mengeluarkan pernyataan kontroversial tentang Islam dalam siaran televisinya itu. Dia mengatakan Islam bukan agama.

"Mereka (orang Islam) adalah orang-orang pemarah yang selalu ingin membunuh dan beraksi bom bunuh diri. Islam adalah agama kacau. Saya pikir Islam bukan agama, tapi semacam sistem ekonomi dan politik dengan bungkus keagamaan," kata dia.

Dia juga pernah mengatakan Islam adalah sistem politik yang menyimpang untuk menggulingkan pemerintahan di berbagai negara di dunia.
pasang iklan banner
 
InnOnet © Copyright 2011-2015 Notifikasiku. All Rights Reserved.
Bloggers.com Kisah Unik Dibalik Berita Kisah Unik Dibalik Berita blog search directory
blog linksLocal blog Kisah Unik Dibalik Beritablog directory